Iklan

Jakarta, Seruu.com – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia), donatur utama dalam pembangunan gedung baru sekolah Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Jakarta, Rabu (19/12/2012) melakukan peresmian gedung baru sekolah tersebut di Jakarta. Dengan adanya pembangunan gedung sekolah baru, kegiatan belajar-mengajar dapat berjalan dengan semakin baik dan anak-anak binaan YPAC Jakarta dapat terus mengembangkan keahlian, bakat dan kepribadian mereka di lingkungan yang lebih menunjang.

 

Prudential Indonesia berkomitmen untuk senantiasa memberi kembali kepada masyarakat di mana Prudential beroperasi, khususnya untuk anak-anak, dan YPAC dipandang sebagai sebuah lembaga edukasi yang tepat untuk menerima bantuan pengembangan fasilitas pendidikannya. YPAC merupakan yayasan sosial dan kemanusiaan yang berfokus dalam memberikan edukasi bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan telah melaksanakan kegiatannya selama 58 tahun.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut William Kuan, Presiden Direktur Prudential Indonesia, Di Prudential Indonesia kami percaya bahwa semua anak apapun kondisinya berhak untuk mendapatkan edukasi dan perlakuan yang adil. Melalui donasi kami untuk pembangunan gedung baru sekolah YPAC Jakarta, kami berharap anak-anak berkebutuhan khusus semakin dimudahkan untuk mendapat akses pendidikan di lingkungan sekolah yang memadai.

 

Dalam melaksanakan kegiatannya beberapa tahun terakhir ini, YPAC Jakarta mengalami kendala di mana fasilitas gedung yang ada membutuhkan perluasan serta pencegahan terhadap potensi banjir yang kadang terjadi. Oleh karena itu diperlukan perbaikan atau renovasi pada gedung sekolah.

 

Purnawati Muki Reksoprodjo, Ketua YPAC Jakarta, menjelaskan, Untuk keperluan renovasi gedung pada tahun 2010, Pengurus telah menyelenggarakan sebuah acara penggalangan dana. Akan tetapi dana yang terkumpul belum mencukupi, maka atas bantuan para donatur, utamanya Prudential Indonesia, pembangunan gedung dapat dirampungkan pada bulan Desember 2012.

 

Dana Rp1,9 miliar yang disalurkan oleh Prudential Indonesia untuk inisiatif ini berawal dari kegiatan penggalangan dana di akhir tahun 2010 yang sebagian hasilnya diberikan kepada empat lembaga penerima donasi, termasuk YPAC. Peresmian gedung baru ini di tahun 2012 sejalan dengan pencanangan kampanye tanggung jawab sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility CSR) Prudential Indonesia A Million Hearts for A Million Dreams atau Sejuta Hati Untuk Sejuta Mimpi.

 

William menambahkan, Di Prudential Indonesia kami percaya untuk tidak hanya menjalankan bisnis dengan baik, tetapi juga untuk berbuat kebaikan dan kami berkomitmen penuh untuk memberikan kontribusi kembali kepada masyarakat. Melalui Sejuta Hati Untuk Sejuta Mimpi, kami mempunyai tujuan untuk mencapai dan memberikan manfaat positif bagi satu juta orang dalam tiga tahun ke depan melalui beberapa program kunci di bidang pendidikan, anak, dan pencegahan serta penanggulangan bencana.

 

Saat ini inklusi pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi pemerintah. Dengan kegiatan ini kami berusaha untuk mendukung realisasinya, karena kami percaya pendidikan yang inklusif termasuk memberikan akses yang sama bagi seluruh anak Indonesia apapun kondisinya untuk mendapatkan pendidikan yang baik, tutup William. 

 

Kinerja bisnis Prudential Indonesia di triwulan ketiga 2012

 

Sekali lagi, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) terus mempertahankan momentum pertumbuhannya di kuartal ketiga tahun 2012, di mana hal tersebut semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan asuransi jiwa terdepan di Indonesia.

 

Di kuartal ketiga tahun ini, Prudential Indonesia mencatatkan total premi bisnis baru sebesar Rp7,7 triliun, meningkat 28 persen dibandingkan perolehan premi pada periode yang sama tahun 2011. Pertumbuhan tersebut juga ditandai dengan lebih dari 300.000 nasabah baru, sehingga kini Prudential Indonesia melayani lebih dari 1,6 juta nasabah di Indonesia.

 

Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab, Prudential Indonesia telah membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp4,4 triliun kepada para nasabah, di mana angka ini bertumbuh 41,2 persen bandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Dalam periode yang sama, Prudential Indonesia juga berhasil mencatat peningkatan dana kelolaan sebesar 32 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni menjadi Rp34,3 triliun. Peningkatan tersebut mendorong kenaikan total aset Prudential Indonesia sebesar 32 persen menjadi Rp38,8 triliun.

 

Kondisi keuangan Prudential Indonesia juga semakin kokoh, terutama dilihat dari rasio solvabilitas (risk based capital/RBC) yang mencapai 376 persen untuk portofolio konvensional dan mencapai 75,6 persen untuk portofolio syariah. Angka-angka tersebut jauh melebihi ketentuan minimum yang dipersyaratkan oleh regulator perasuransian yakni 120 persen untuk portofolio konvensional dan 15 persen untuk portofolio syariah.

 

Progoharbowo's Weblog

Banyak yg mengatakan seperti itu dan percaya bahwa Jokowi memang seperti itu. Marilah kita bahas satu persatu hal tersebut.

Jokowi Pencitraan Semata..!!!

Citra Jokowi memang meroket .. semua media meliputnya… Jokowi jongkok, ikat sepatu, masuk got, garuk kepala, naik sepeda …apapun diberitakan media.  Jokowi kerja, media mengikuti…. Pantes saja popularitasnya meroket .. Jokowi jadi media darling….

Salahkah Jokowi  ? apakah Jokowi pepesan kosong yg dijadikan umpan utk pencitraan ? Yuk simak sedikit perjalanan dan apa yg dilakukan  Jokowi.

Sejak menjadi Walikota Solo dan berhasil mengubah kota Solo lalu terpilih kembali menjadi walikota yg kedua kali tanpa kampanye besar ..tanpa baliho dan poster dimana2… Jokowi merebut lebih dari 90% pemilih….. Adakah tokoh lain yg seperti ini ? …dengan prestasi lokal yg extraordinary ini tentu media menjadi tertarik dan meliriknya. Prestasi di Solo menerbitkan kartu kesehatan dan kartu pendidikan untuk rakyat… relokasi PKL yg berhasil … bis wisata dan kereta wisata solo……

Lihat pos aslinya 1.811 kata lagi

rokfogo

Captain America: The Winter Soldier premiered this weekend. This third appearance of the character in the Marvel Cinematic Universe (fourth if you count Loki’s transformation into the character in Thor: The Dark World) is the most satisfying yet. It is also, arguably, Marvel’s most serious film to date, taking on the Bush/Obama surveillance state and transforming Captain America, Black Widow, The Falcon, and Nick Fury into comic book versions of Edward Snowden.

For those who have followed Captain America in the pages of Marvel Comics through the years, this political slant will come as no big surprise. Cap has often confronted highly charged political issues. Indeed, creators Joe Simon and Jack Kirby showed Captain America punching Hitler in the jaw in the hero’s very first appearance in Captain AmericaComics no. 1, a full year before the attack on Pearl Harbor and America’s entry into the war and at…

Lihat pos aslinya 1.409 kata lagi

The Population

Navigating New York City means existing in a constant state of flux; sidewalks shuffle horizontally, stairs/elevators thrust vertically, subways tunnel below, bridges reach towards the sky.  Day to day experiences often consist of endless journeys from point A to B and back again.  Opportunities for reflection concerning the spaces/places travelled though/around/in, unfortunately, tend to be rare.

My work begins with this concept in mind.  I create photographs and collage compositions that highlight overlooked and banal elements within a neighborhood/area/space.  The compositions are meant to show the viewer what they are missing, so that when they leave the gallery they too can spot various overlooked idiosyncratic elements that surround them everyday. Once an installation location is identified, I spend days scouring the immediate area with my camera, collecting images which I use as found objects.  These images are then downloaded into the computer and various sketches are made using Photoshop.  Each…

Lihat pos aslinya 597 kata lagi

PRUDENTIAL

Posted: Maret 31, 2012 in Uncategorized

Image